IMPLEMENTASI KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KINERJA GURU DI SD NEGERI 2 SELAT DALAM TAHUN PELAJARAN 2018/2019

  • Arlita Tondang FKIP

Abstract

:   Konsep kualitas tak dapat dilepaskan dari manajemen mutu, sebab kualitas bukan barang tambang yang sudah jadi, melainkan sebuah proses dinmisyang baru dapat dicapai setelah diusahakan  dari waktu kewaktu. Diprogram dengan baik, melibatkan semua orang dengan komitmen yang tinggi. Baru dapat dicapai dalam kurun waktu yang relative lama, dengan mengerahkan segenap kemampuan yang dimiliki.


Kualitas bukan sesuatu yang dapat dicapai dengan mudah, melainkan sebuah tanggung jawab yang harus dilakukan secara simultan oleh semua orang dalam semua tingkatan organisasi, pada setiap waktu. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kualitas pekerjaan seorang guru tidak hanya dilihat pada saat ia mengajar di dalam  kelas, tapi merupakan suatu keseluruhan tugas yang dapat meningkatkan mutu sekolah. 


Dalam penerapan mplementasi Komunikasi Interpersonal pada guru ini, didapati pengaruh yang positif terhadap terciptanya produktifitas kerja guru dalam kegiatan belajar mengajar, Hal ini ditandai dengan adanya kenaikan signifikan pada tiap siklusnya, siklus I sebesar 62,5 % dan siklus II sebesar 87,5 %. Hal ini menunjukkan keberhasilan program reward  guru terhadap motivasi dalam mengajar guru.


 

Published
Nov 28, 2019
How to Cite
TONDANG, Arlita. IMPLEMENTASI KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KINERJA GURU DI SD NEGERI 2 SELAT DALAM TAHUN PELAJARAN 2018/2019. PAHLAWAN, [S.l.], v. 16, n. 04, p. 65-73, nov. 2019. ISSN 2338-0853. Available at: <http://ejournal.uay.ac.id/index.php/pah/article/view/225>. Date accessed: 21 feb. 2020.